Rumah Tradisional Suku Sasak Lombok

Rumah tradisional suku sasak lombok dibangun dari anyaman bambu dan beberapa pilar bambu sebagai tiang penyangga rumah. rumah adat suku sasak memiliki atap berbentuk gunungan yang terlihat menukik ke arah bawah dan terbuat dari susunan alang-alang. untuk bagian lantai rumah memanfaatkan tanah yang telah dicampur dengan batu bata, getah kayu pohon serta abu jerami. seringkali masyarakat suku sasak mengolesi lantai rumah dengan kotoran sapi atau kerbau yang telah di haluskan dan dibakar. bagi masyarakat suku sasak campuran kotoran sapi atau kerbau tersebut diyakini dapat menjaga lantai agar tidak mudah lembab dan retak.

Untuk masuk ke dalam rumah suku sasak, anda dapat menapaki tiga buah anak tangga yang terletak tepat di depan pintu masuk rumah, anak tangga itu terbuat dari campuran batu bata, semen, serta tanah, dalam kehidupan masyarakat suku sasak, anak tangga merupakan simbol yang terdiri dari ayah, ibu, serta anak, menapaki tiga buah anak tangga tersebut menjadi simbol bahwa setiap manusia yang ada di dunia selalu menjalani tiga alur kehidupan, lahir, berkembang, serta meninggal dunia.

Sesampainya pada anak tangga yang paling atas, anda dapat menjumpai pintu masuk rumah yang terbuat dari bambu berbentuk pintu geser, biasanya tinggi pintu masuk rumah lebih pendek dibandingkan ukuran tinggi badan manusia pada umumnya oleh karena itu disarankan untuk menunduk ketika masuk ke dalam rumah suku sasak, Turun temurun tinggi pintu masuk rumah adat suku Sasak tidaklah berubah, tinggi pintu rumah memiliki makna ketika posisi badan merunduk pada saat masuk ke dalam rumah menjadi simbol rasa hormat tamu kepada sang pemilik rumah.
      
Di dalam rumah adat suku sasak terdapat beberapa ruangan yakni ruang tamu, bale luar dan bale dalam, bale luar dimanfaatkan sebagai tempat tidur bagi anggota keluarga, sementara bale dalam menjadi tempat untuk menyimpan persediaan makanan dan harta benda keluarga ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia, bale dalam dijadikan tempat untuk menyemayamkan jenazah sebelum dimakamkan.

Tepat di samping ruangan tempat suku sasak menyimpan persediaan makanan, terdapat dapur, di dalam dapur inilah, anda dapat menjumpai tungku yang terbuat dari susunan batu bata, suku sasak memanfaatkan tungku tersebut untuk memasak ketika musim hujan tiba, silahkan siapkan diri anda untuk mengunjungi pulau lombok dan lihatlah secara lebih dekat bagaimana rumah adat suku sasak yang sebenarnya.

Untuk pemasangan iklan ataupun info lebih lanjut silahkan hubungi saya di : 
hand phone : (Telkomsel) 082-342-114-129 
E-mail : 7og4nk@gmail.com

+++++TATA TERTIB BER-KOMENTAR++++
(1) Mohon Ber-Komentar Dengan Sopan
(2) Mohon Untuk Tidak Menyebar Fitnah Ataupun Sara
(3) Mohon Untuk Sertakan Sumber Artikel Jika Anda COPAS
(4) Berkomentarlah Dengan Bijak dan Sesuai Dengan Pembahasan

+++++MOHON MAAF JIKA TIDAK BISA REPLAY+++++